Fakta Vitamin C yang Jarang Diketahui

Vitamin C yakni kandungan gizi yang paling banyak dikenal oleh manusia. Dan sebagian besar dari insan menganggap bahwa vitamin C paling banyak dikandung dalam buah jeruk. Hal ini dikarenakan jeruk memang yang paling sering dipakai untuk orang yang sedang menderita penyakit tanggapan kekurangan vitamin C.

Apakah kau tahu bahwa kandungan vitamin C telah dipakai semenjak hampir dua ratus tahun yang lalu. Di mulai dikala Angkatan Laut Inggris memakai kuliner yang mengandung vitamin C (meskipun makna vitamin itu sendiri masih belum ditemukan selama hampir dua abad) untuk mencegah penyakit kudis di antara pelaut. Ini merupakan inovasi ilmiah terpenting dalam sejarah manusia, terutama dalam bidang gizi makanan.

Di Indonesia, kita lebih sering mendengar vitamin C yakni kandungan buah jeruk, sedangkan di Amerika Serikat, mereka masih banyak mengkonsumsi embel-embel vitamin C daripada buah jeruk itu sendiri. Mereka biasanya menakar kandungan vitamin C setiap hari mereka dengan sebutan Dietary Reference Intake (DRI). Pria cukup umur di Amerika Serikat umur dua puluh sampai dua puluh satu ke atas sanggup mengkonsumsi 96 miligram per hari, dan untuk perempuan cukup umur di Amerika Serikat yang berumur sama, sanggup mengkonsumsi 82 miligram per hari. Menurut The World’s Healthiest Foods, walau asupan vitamin C orang cukup umur Amerika Serikat cenderung tinggi, tapi itu masih kurang dari standar DRI.

The World’s Healthiest Foods jugamembuat daftar yang mengejutkan mengenai buah apa saja yang mengandung vitamin C. Enam dari daftar buah tersebut secara pribadi sanggup memenuhi kebutuhan vitamin C sehari penuh dengan hanya mengkonsumsi satu buah saja. Hal tersebut sanggup dipakai setiap orang untuk membantu memberi tingkatan kebutuhan vitamin C dalam badan mereka.

Perlindungan Terhadap Radikal Bebas

Vitamin C juga paling sering disebut sebagai antioksidan. Antioksidan yakni bentuk molekul yang membantu menjaga reaksi kimia dalam badan kita. Secara khusus, antioksidan membantu mencegah acara yang berlebihan pada bab molekul radikal bebas tubuh. (Radikal bebas yakni bentuk molekul yang cenderung sangat reaktif, dan sanggup merusak sel-sel serta jaringan dalam tubuh) Vitamin C yang berperan sebagai antioksidan membantu mencegah kerusakan itu. Kerusakan sel pada mata, kerusakan molekul yang beredar di dalam pedoman darah kita, dan kerusakan bahan genetik (DNA) dalam sel-sel kita. Itu semua bisa dicegah dengan mengkonsumsi vitamin C setiap hari.

Salah satu yang menarik dari vitamin C sebagai antioksidan yakni kemampuannya untuk membantu perembesan zat besi yang lebih baik di dalam usus.

Zat Penghasil Kolagen

Vitamin C diharapkan untuk memproduksi kolagen. Kolagen yakni semacam protein yang memainkan tugas penting dalam struktur badan kita. Kolagen yakni salah satu protein yang menyusun badan manusia. Keberadaannya kurang lebih mencapai 30% dari seluruh protein yang terdapat di tubuh. Kolagen yakni struktur organik pembangun tulang, gigi, sendi, otot, dan kulit. Serat kolagen juga mempunyai daya tahan yang berpengaruh terhadap tekanan.

Kekurangan vitamin C pada kulit bisa dikarenakan kurangnya kadar kolagen dalam tubuhnya yang hal tersebut juga bisa menyebabkan munculnya penyakit kudis. Orang yang juga kekurangan vitamin C yang dipakai untuk memproduksi kolagen akan lebih cepat kehilangan gigi, gusi gampang berdarah, dan kehilangan kekuatan tulang mereka.

Bila kau jarang atau bahkan tidak pernah terjangkit penyakit menyerupai itu, maka beruntunglah kamu. Dan itu juga berarti kadar vitamin C dalam tubuhmu cukup terpenuhi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *